Gunung Bukit Raya Kalimantan Dan Kisah Manusia Misteriusnya

1444
Gunung Bukit Raya Kalimantan Dan Kisah Manusia Misteriusnya
Gunung Bukit Raya Kalimantan Dan Kisah Manusia Misteriusnya

Di Pedalaman Kalimantan Barat ada banyak tempat yang perlu kita dijelajahi. Salah satunya yang punya cerita mitos manusia misterius ada di Sintang, Gunung Bukit Raya Kalimantan.

Gunung Bukit Raya termasuk salah satu Seven Summit Indonesia yang sering didatangi pendaki.

Dimana di gunung itu terdapat mitos manusia purba ‘Uuud’ yang keberadaannya sangat misterius dan bersembunyi di balik lebatnya hutan Kalimantan menurut penuturan warga lokal.

Taman Nasional Bukit Raya, Bukit Baka adalah Salah satu wisata menarik di Kalimantan Barat bagi para pendaki gunung.

Gunung berketinggian 2.278 mdpl ini adalah gunung tertinggi di Kalimantan dan merupakan satu di antara 7 Summit Indonesia.

Maka sudah menjadi hal yang biasa kalau banyak pendaki gunung Indonesia yang bermimpi untuk menginjakkan kakinya di puncak gunung ini tak terkecuali turis mancanegara.

Kita bisa melewati Desa Rantau Malam di Kabupaten Sintang Untuk menuju pintu masuk hutan Kalimantan. Desa ini merupakan desa paling ujung dan terpencil di hulu Sungai Serawai. Kita butuh waktu minimal 2 hari perjalanan untuk mencapai desa ini.

Dari Bandara Supadio Pontianak

Dari Bandara Supadio Pontianak dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju Nanga Pinoh semalaman menggunakan Bus.

Lihat Juga:  Kunjungi 4 Tempat Wisata Lokasi Syuting Unik Di Dunia

Di Esok harinya kamu bisa memakai layanan kapal motor menyeberangi Sungai Serawai dan Melawi menuju desa terakhir sekitar 7 jam perjalanan.

monyet ekor panjang bukit raya
monyet ekor panjang bukit raya

Di sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pepohonan rimbun nan hijau dan beberapa satwa liar seperti burung bangau, elang, monyet ekor panjang

dan juga berbagai macam aktivitas warga kampung adat di sepanjang bibir sungai yang semuanya termasuk pemandangan khas sungai Kalimantan.

Terkadang Ketika masuk wilayah sungai yang dangkal airnya, kapal motor yang kamu tumpangi bias saja oleng kalau sudah demikian sopir kapal akan menyarankan kepada kamu agar beralih menggunakan perahu klotok yang berbahan kayu.

Kamu bisa menyewanya dari warga setempat.

Tiba di Desa Rantau Malam

Saat kamu tiba di Rantau Malam, warga desa akan menyambutmu dengan upacara adat Ngukuih Hajat.

Ketua adat akan memimpin upacara adat dengan memotong seekor ayam untuk keberkahan.

Ayam yang sudah dipotong tadi kemudian akan dibagikan kepada kalian untuk dijadikan santapan.

Pada keesokan harinya, pagi-pagi buta kamu bisa bersiap menyusuri hutan Kalimantan.

Daerah yang akan kamu lalui berikutnya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki yaitu menuju Pos Pintu Rimba, lalu Hulu Menyanoi, kemudian Sungai Mangan, Hulu Rabang, Linang dan terakhir di Soa Badak.

Lihat Juga:  Objek Wisata Hingga Misteri di Alas Purwo, Hutan Tertua Pulau Jawa

Terdapat tugu perbatasan Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Barat di Soa Badak ini loh sebelum kamu melanjutkan perjalanan ke Puncak Kakam Bukit Raya.

rimbunnya hutan kalimantan menuju puncak bukit raya

Satwa liar di hutan Kalimantan ini begitu asri dan hampir tak tersentuh orang luar.
Luar biasa indanya.

Mitos dan Larangan di Desa Rantau Malam

Warga Desa Rantau Malam tidak menebang pohon sembarangan dan berburu binatang langkah, yah itulah cara mereka menjaga hutan ini.

Disitu kamu juga bisa menjumpai pohon yang tumbuh sangat besar yang kira-kira diameternya perlu lingkar tangan beberapa orang dewasa untuk mengitarinya.

Selain itu juga terdapat mitos Manusia Purba Uuud yang hidup di lebatnya hutan kalimantan membuat warga takut untuk merusak alam.

“Uuud” digambarkan sebagai manusia setinggi dua meter jalannya sangat cepat, misterius, biasanya keluar ketika hari mulai gelap dan menghindari kontak dengan manusia modern.

Adapun larangan lainnya untuk warga maupun turis adalah dilarang membunuh monyet ekor panjang atau Kelempiau diharapkan dengan larangan ini sekaligus dapat menjaga alam Kalimantan tetap lestari.

Lihat Juga:  Kastil Bran Dan Legenda Drakula di Rumania

Saat di Soa Badak kamu bisa ngecamp disini beristirahat sambil menyiapkan diri untuk summit di keesokan harinya.

Puncak Kakam Bukit Raya

Esok harinya kamu bisa melanjutkan ke puncak tertinggi Kalimantan,

yakni Puncak Kakam Bukit Raya.

Dari sini kamu bisa melihat betapa cantik dan hijaunya hutan Kalimantan sejauh mata memandang.

Patung adat warga lokal (gambar dari Detik Travel)

Kita bisa menemukan tempat sesembahan warga lokal yang masih percaya dengan penunggu gunung di puncak ini juga,

sungguh sesuatu hal yang menarik yang sayang untuk kamu lewatkan bukan?

Disini masih banyak warga lokal yang meminta pada roh halus agar terpenuhi hajatnya.

Adapun tempat sesembahan itu berbentuk seperti rumah-rumahan kecil yang disangga dengan batang kayu. Terdapat patung kayu dilengkapi manik-manik pula di sekitaran rumah-rumah sesembahan tersebut.

Puncak Bukit raya, (Gambar dari mrizag.com)

Akan menyenangkan sekali di setiap perjalanan menjelajah hutan belantara Borneo ini.

Terutama warga lokal yang memandumu akan bercerita banyak tentang adat istiadat tradisi leluhur yang masih kokoh di pertahankan serta mitos-mitos yang menyelemuti kawasan hutan ini sehingga makin menambah wawasan kita.