Kastil Bran Dan Legenda Drakula di Rumania

190
Legenda Drakula di Rumania

Rumania menjadi satu tempat paling indah yang berisi hamparan dataran hijau, bukit-bukit, dan puncak gunung di benua Eropa.

Tidak hanya alamnya saja yang menarik, budaya dan sejarahnya juga.

Salah satu negara di Eropa Timur yang diselubungi banyak mitos dan legenda adalah Rumania. Legenda yang paling terkenal adalah sosok Drakula dan Kastil megahnya.

Legenda paling terkenal di Rumania ini ialah mengenai makhluk penghisap darah legendaris, Vampir, Kejam yang digambarkan dalam sosok populer Drakula.

Drakula adalah karakter pada novel karya Bram Stoker yang terinspirasi dari Vlad Tepes,

ia adalah pemimpin yang hidup pada abad ke 15 di daerah Wallachia dan Transylvania yang saat ini merupakan bagian dari negara Rumania.

Vlad Tepes dikisahkan sebagai pemimpin yang kejam dan dikenal kerap menyiksa musuh musuhnya dengan kejam dan perlahan guna memperlambat kematiannya.

Lihat Juga:  Liburan Sambil Belajar, Why Not? 8 Wisata Edukasi Berikut Akan Membuat Kamu Makin Pintar!

Yang kemudian membuatnya dikenal sebagai tiran yang kejam sehingga banyak yang ketakutan untuk menyerang daerah kekuasaannya.

Setting istana tempat tinggal Count Dracula sendiri mengambil Kastil Bran yang terletak di daerah Bran, Transylvania.

Kastil ini dianggap menginspirasi Bram Stoker pada novelnya. Dimata para penggemar film horror, Popularitas kastil Brand amat sangat tinggi.

Hal ini juga tampak pada banyaknya suvenir yang berkaitan erat dengan drakula, vampir atau hal-hal berbau mistis yang tawarkan oleh para pedagang suvenir di halaman kastil.

Aneka suvenir yang dijual di halaman kastil bran

Di Kastil itu juga sering diadakan pesta besar-besaran seperti perayaan Halloween setiap tahun.

Namun sebenarnya kisah di balik kastil ini tidaklah seseram citranya.

Tak banyak yang tahu kapan pastinya kastil ini didirikan, namun sebuah dokumen tercatat bahwa kastil ini berdiri pada tahun 1377,

saat Wallachia masih dikuasai kerajaan Hungaria.

Kastil ini dibangun bertujuan sebagai garda pertahanan terdepan Kerajaan Hungaria dalam menghadapi serangan musuh salah satunya Kerajaan Ottoman Turki

Lihat Juga:  8 Tempat Snorkeling Paling Keren di Bali yang Menawarkan Pemandangan Cantik dan Unik

yang menyerang Hungaria di abad ke-15.

Namun sejak tahun 1920, wilayah Transylvania berpindah tangan dari Hungaria ke Rumania yang saat itu sistem pemerintahannya berbentuk kerajaan.

Kastil ini lalu kemudian menjadi milik keluarga kerajaan Rumania.

Bahkan saat Perang Dunia II meletus sempat dijadikan rumah sakit oleh salah satu anggota kerajaan yakni Putri Ileana.

Kastil Bran di masa kini
Kastil Bran di masa kini

Lalu kenapa kastil ini kemudian erat kaitannya dengan Kastil Drakula?

Saat Rumania dikuasai rezim komunis yang tertutup, Presiden Nicolae Ceaucescu mencoba membuka hubungan baik dengan negara-negara barat dan karena Transylvania adalah daerah seting dari novel karya Bram Stoker,

Kastil ini kemudian di propagandakan sebagai Kastil Drakula untuk menarik wisatawan dari negara-negara barat

karena arsitekturnya yang dramatis menambah kesan mistis dan posisinya yang kebetulan di tengah hutan pinus Transylvania.

Lihat Juga:  Inilah 12 Destinasi Wisata Di Perancis yang Bisa Dikunjungi Berdasarkan Bulan

Kastil Bran di masa kini sendiri telah beralih fungsi menjadi museum yang menyimpan banyak peninggalan dari Keluarga Kerajaan utamanya, Putri Ileana yang keluarganya menjadi ahli waris kastil sampai saat ini.

Kastil Ini menyimpan beberapa koleksi pribadi milik keluarga kerajaan Rumania
Kastil Ini menyimpan beberapa koleksi pribadi milik keluarga kerajaan Rumania

Sebagai tambahan, legenda vampir Rumania sebenarnya tidaklah mengarah pada sosok Vlad Tepes, melainkan kepada makhluk penghisap darah yang di juluki Strigoi.

Menurut cerita setempat, “Strigoi” merupakan perwujudan dari seseorang yang di waktu hidupnya sangat bermasalah

sampai kemudian saat meninggal dia menjadi mayat hidup yang sering mengganggu masyarakat dan bahkan menghisap darah manusia guna menambah kekuatannya.

Orang-orang di Rumania utamanya yang telah berumur masih percaya banyak mitos yang salah diantaranya adalah “Strigoi”,

sebagai pengingat bahwa manusia harus terus berbuat baik di masa hidupnya agar kelak tidak mati penasaran.