Ngopi Sambil Belajar Kesetaraan, Datangi 3 Cafe di Jakarta Ini.

528
Ngopi Sambil Belajar Kesetaraan
Ngopi Sambil Belajar Kesetaraan

Kenikmatan dari kopi tak hanya terletak pada rasa, namun juga momen saat menikmatinya. Minuman ini terasa kurang nikmat kalau hanya diminum dirumah atau sendirian, menikmati minuman ini begitu identik dengan nuansa ke akraban dan kebersamaan dalam sebuah tempat atau kedai kopi kerap disebut dengan istilah ngopi.

Dari kopi kita belajar menikmati rasa. Tak hanya rasa pahit saja, namun juga banyak rasa yang lain. ketiga kedai kopi di Jakarta ini juga mengajarkan kita toleransi dan kesetaraan loh.

Di tengah merebaknya warung kopi kekinian di Ibukota Jakarta, ada juga yang hadir dengan mengusung visi misi berbeda misalnya mengusung kesetaraan dan kemanusiaan.

Adapun tiga kedai kopi yang dimaksud adalah Sunyi House of Coffee and Hope, Join X Jeera Coffee House, serta Koptul (Kopi Tuli). Ketiganya mempunyai keunikan masing-masing yang membuatnya beda dari kedai kopi biasa. Berikut ini cerita dari ketiga kedai kopi itu:

1. Sunyi House of Coffee

Sunyi House of Coffee
Sunyi House of Coffee

Tempatnya tidak terlalu besar tapi cozy. Terdapat area non smoking (indoor) dan smoking (outdoor).

Untuk menunya sendiri beragam, dari minuman kopi dan non kopi sampe cemilan dengan harga yang cukup terjangkau. Pelayanannya juga sangat ramah. Karyawan disini beberapa adalah teman teman tuli, mungkin karena itu kafe ini dinamakan Sunyi house of coffee.

Selain bisa menikmati kopi kita juga bisa belajar beberapa bahasa isyarat guna berkomunikasi dengan teman-teman difabel disini. Dari sini kita bisa belajar tentang kesetaraan tanpa pandang bulu.

Kedai kopi ini didirikan oleh seorang pengusaha muda, Mario Gultom. Dia melihat susah dan kurangnya kesempatan teman-teman difabel di masyarakat khususnya di dunia kerja. Padahal, teman-teman difabel juga mempunyai keahlian yang tidak berbeda dengan manusia normal lainnya.

Saat ini ada 10 orang difabel yang dipekerjakan oleh Mario. Terdiri dari 4 teman tuli, 1 tuna daksa serta 2 juru parkir tuli.

Sunyi House of Coffee and Hope terletak di Jl. RS. Fatmawati Raya No.15, RT.1/RW.3, Cilandak buka setiap hari dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam dan libur di hari Senin.

2. Join X Jeera Coffee House

Join X Jeera Coffee House
Join X Jeera Coffee House

Join X Jeera Coffee House adalah Kafe berkonsep bunker. Desainnya cantik dan keren, Kalo mau mojok ngopi disini harga cukup terjangkau.

Pemilik dan semua pegawainya adalah orang-orang kreatif yang punya pengalaman tinggal di penjara alias mantan narapidana. Itu kenapa cafe nya dinamakan X Jeera.

Pada bagian dinding kafenya terdapat jeruji seperti penjara yang menjadikannya instagramable banget.

Kedai kopi ini merupakan inisiatif dari Kemenkumham yang ditujukan untuk pembinaan napi setelah keluar dari penjara.

Cafe ini terletak di Jl. Pos Kota No.1, RT.9/RW.7, kota tua lokasi persis di sebelah museum keramik di Jakarta Kota. Buka tiap pukul 07.00 pagi, libur tiap hari sabtu dan minggu.

3. Koptul atau Kopi Tuli

KOPTUL
KOPTUL

Koptul tak hanya menyediakan kopi, para barista disini juga siap melayani pelanggan yang ingin belajar bahasa Isyarat. Mulai dari sekedar membaca gerak tangan berdasarkan abjad hingga merangkainya menjadi suatu kata hingga sebuah kalimat.

Koptul menjadi salah satu contoh kecil yang mematahkan stigma negatif di masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Kafe ini juga mampu membuktikan kaum disabilitas memiliki daya saing kompetensi dan semangat yang tinggi di dunia kerja.

Pada akhirnya, keterbatasan itu hanyalah sebuah ilusi yang menanti untuk dipatahkan. Teman-teman difabel maumun mantan napi di ketiga kedai kopi di atas telah membuktikannya.