Tradisi Dan Tempat Wisata Di Toraja Yang Wajib Kamu Datangi

359
tempat wisata di toraja

Mengulik Tradisi Dan Tempat Wisata Di Toraja memang tak ada habisnya. Kabupaten Tana Toraja sendiri saat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata favorit wisatawan manca negara yang berlibur ke Sulsel. Alam yang indah dipadu dengan kayanya kebudayaan, itulah Tana Toraja.

Berikut ini adalah Tempat wisata favorit yang patut kamu datangi saat berkunjung ke Tana Toraja:

Kuburan Batu Lemo

Tana Toraja jadi daya tarik wisatawan karena mempunyai beragam kisah kebudayaan dan tentu saja alam yang indah. Salah diantaranya adalah makam yang berada di tebing batu Desa Lemo.

Kata Lemo sendiri berarti Jeruk, karena desa ini tampak seperti buah jeruk.

Pemakaman tebing batu yang terletak di Desa Lemo menjadi daya tarik sendiri sebab merupakan salah satu makam batu tertua di Tana Toraja.

Saat mendatangi lokasi makam ini, pengunjung akan disuguhkan deretan makam batu yang berada di sisi tebing.

Mereka yang dimakamkan di bagian lebih tinggi dari sisi tebing berasal dari kaum bangsawan.

Lihat Juga:  Menikmati Spa Dengan Kuah Kaldu Ramen? Hanya Di Hakone

takhanya itu makam bangsawan juga di cirikan dengan terdapatnya Patung Tau-Tau di depan makam.

Jika kamu beruntung, kamu bisa menyaksikan Upacara pemakaman di tebing batu yang juga menjadi tujuan wisata kebudayaan.

Sekedar tambahan, tiap jenazah masyarakat Toraja yang akan disemayamkan harus melewati beberapa tahap ritual terlebih dahulu.

Jembatan Kaca Dan Patung Yesus Tertinggi Di Dunia

Tidak jauh dari lokasi makam batu Desa Lemo, kamu juga bisa menyaksikan megahnya patung Yesus tertinggi di dunia.

Di bagian tepi patung terdapat jembatan kaca yang bisa kamu gunakan untuk berswafoto.

Dari kota makale cuma butuh waktu sekitar 30 menit saja untuk sampai di lokasi patung Yesus yang berada di puncak bukit Buntu Burake.

Puncak bukit Buntu Burake ini sendiri berada di ketinggian 1.700 meter dari permukaan laut.

Saat berkeliling di sekitar kompleks patung Yesus yang tingginya sekitar 45 meter ini, kamu bakal disuguhkan indahnya hamparan pegunungan yang indah.

Kamu juga bisa berfoto dengan latar Kota Makale Toraja tampak dari jauh di tengah perbukitan yang hijau nan indah.

Lihat Juga:  5 Tempat Wisata Taman Bunga Ini Bikin Kamu Seperti Berada di Negeri Dongeng!

“Rambu Solo” Tradisi Pemakaman Yang Unik Di Tanah Toraja

Saat seseorang wafat, sebelum dimakamkan jenazahnya terlebih dahulu harus disemayamkan untuk diberi penghormatan terakhir dalam upacara adat bernama “Rambu Solo”.

Upacara Rambu Solo akan dilaksanakan jika seluruh keluarga jenazah sudah lengkap dan sepakat untuk menentukan waktu pemakaman.

Tak hanya itu, kerabat jenazah juga harus memiliki cukup materi untuk melaksanakan upacara Rambu Solo.

Karena upacara ini bisanya memerlukan biaya yang tidak sedikit, salah satu yang paling menguras kocek adalah untuk membeli banyak kerbau.

Kerbau-kerbau yang berada dalam Rambu Solo bakal disembelih pada ritual ma’ttingoro.

Banyaknya kerbau yang di gunakan dalam upacara Rambu Solo tergantung dari kemampuan keluarga jenazah.

Terkadang ada kerbau yang harganya bisa mencapai miliaran rupiah, atau yang populer dikenal dengan nama tedong bonga atau kerbau bule.

Seringkali karena mahalnya biaya upacara Rambu Solo dan juga butuh waktu lama untuk keluarga berkumpul lengkap secara keseluruhan, menjadikan pemakaman jenazah di dalam pahatan batu berlangsung cukup lama.

Lihat Juga:  Pantai Mampie, Si Cantik Mempesona dari Polewali Mandar

Dalam menunggu proses upacara Rambu Solo bisa terlaksana, jenazah akan disemayamkan sementara di sebuah rumah adat Toraja bernama rumah tongkonan.

Terkadang Jenazah harus tinggal hingga puluhan tahun di rumah tongkonan baru kemudian bisa dimakamkan di makam batu.

Kamu bisa menyaksikan tradisi upacara pemakaman Rambu Solo di Tana Toraja jika kamu beruntung tiba di saat proses upacara sedang berlangsung.

Namun kalaupun tidak beruntung menyaksikan upacara rambu solo, khusus di bulan Agustus, kamu bisa menyaksikan tradisi mannene’ yang berarti bertemu dan merawat nenek. yakni jenazah dikeluarkan dari dalam makam batu untuk dirias dan dibersihkan dalam sebuah ritual.

Itu adalah beberapa tempat wisata di toraja yang bisa kamu kunjungi. tulisan ini tak cukup mewakili banyaknya tempat wisata di toraja sebab di tana toraja ada begitu banyak tempat wisata menarik yang layak untuk kamu kunjungi.